Showing posts with label Artikel Guru. Show all posts
Showing posts with label Artikel Guru. Show all posts

Friday, January 16, 2026

Sejarah Hipnosis

 

SEJARAH HYPNOSIS

Catatan sejarah diberbagai belahan dunia sudah mencatat penggunaan teknik yang mirip dengan hypnosis pada ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu. Suku-suku primitif pedalaman melakukan proses penyembuhan dengan membuat ritual-ritual dengan bacaan mantra yang dipercaya bisa meringankan bahkan menyembuhkan sejumlah penyakit. Kesembuhan dengan cara ini mereka yakini berasal dari kekuatan dewa ataupun roh leluhur yang membantu mereka. Sampai pada tahap ini untuk mempermudah penyebutannya kita sebut sebagai hypnosis primitif.

Awal berkembangnya hypnosis modern adalah saat seorang murid Paracelsus bernama Franz Anton Mezmer (1743-1815) memperkenalkan metode penyembuhannya dengan menggunakan gosokan sebatang besi. Metode ini berkembang dengan nama magnetisme. Mezmer meyakini bahwa ada gelombang magnit universal (fluidum) dari alam semesta yang bisa disalurkan kedalam tubuh manusia melalui

perantaraan magnet untuk mencapai kesembuhan. Dan hal yang paling menarik adalah Mezmer tercatat berhasil menyembuhkan ribuan pasiennya dengan metode ini.

Bahkan untuk mengatasi jumlah pasien yang semakin meningkat, Mezmer membuat sebuah kolam magnit dimana semua klien saling berpegangan dalam kolam tersebut dan mereka menerima “penyaluran” fluidum dari Mezmer secara paralel.

Suatu saat Mezmer mendapatkan seorang pasien sedangkan dia sedang tidak membawa magnetnya, Mezmer lalu menggosok-gosokkan telapak tangannya (passes) pada bagian tubuh pasiennya yang terasa sakit dan ajaibnya pasien tersebut sembuh. Lalu Mezmer mengumumkan metode barunya yang disebut animal magnetisme. Konsep animal magnetisme meyakini bahwa kekuatan magnit alam semesta bisa langsung diterima tubuh manusia dan disalurkan kepada manusia lain tanpa bantuan batang magnit.

Semua ajaran Mezmer sangat popular dan berkembang dalam masyarakat dengan sebutan Mezmerisme. Bahkan metode Mezmer juga bisa menciptakan keadaan mirip tidur pada pasiennya yang disebut dengan keadaan mesmeric coma.

Hypnosis berasal dari kata hypnose dari bahasa Yunani yang berarti tidur. Kata ini dipopulerkan oleh Dr. James Braid (1795-1860) yang tertarik terhadap fenomena Mezmerisme. Braid menganalisa fenomena Mezmerisme dan menyimpulkan bahwa mezmeric coma (trance) semata- mata berasal dari kepuasan subyek oleh rangsangan pancaindera sehingga seluruh tenaga syarafnya berkumpul pada satu titik di otak dan jika ini terjadi maka dengan mudah tenaga syaraf tadi bisa disalurkan ke bagian tubuh yang lain walaupun hanya dengan sugesti sederhana.

Braid yang sekarang dikenal sebagai Bapak Hypnosis Modern sempat menyesali penggunaan kata hypnosis saat dia menyadari bahwa mezmeric coma adalah keadaan yang sangat berbeda dengan tidur. Braid mencoba menluruskan kesalahannya dalam menanamakan hypnosis dalam masyarakat dengan memperkenalkan istilah monoideasme sebagai pengganti kata hypnosis tetapi dia gagal karena hypnosis sudah terlanjur diterima oleh masyarakat luas.

Penemuan Braid diteruskan oleh banyak sekali tokoh yang mengembangkan penelitian efek sugesti dan penggunaannya dalam dunia medis. Bahkan banyak diantaranya tersebut yang berhasil melakukan berbagai tindakan operasi dengan menggunakan hypnosis sebagai penghilang rasa sakit.

Kepopuleran hypnosis mulai redup saat Ether (obat bius) pertama kali diperkenalkan. Ether lebih diterima karena alasan penggunaannya yang praktis dan waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi terbilang cepat.



Monday, August 11, 2025

Cara belajar coding bagi pemula

Cara belajar coding bagi pemula Bagi para pemula bisa belajar coding dengan menyimak penjelasan berikut:

 
Cari Tahu Apa Tujuanmu Ingin Mendalami Coding

Memulai daftar cara belajar coding dengan poin memahami motivasi sangat terdengar klise tapi memang sangat penting untuk konsistensi jangka panjang.

Jika kamu tidak memiliki alasan yang jelas dan tegas maka kemungkinan kamu menyerah di tengah jalan juga akan lebih tinggi apabila menemui materi yang sangat rumit. 

Oleh karenanya sebelum benar-benar memulai belajar coding, cari tahu dulu apa saja kira-kira hal apa saja yang membuat semangatmu terpicu untuk menyelaminya. 

Salah satu contoh motivasi paling mudah yang bisa kamu jadikan pegangan yaitu mengacu pada survei dari dicoding  mengenai potensi gaji yang akan kamu terima. 

Dapat kamu lihat di situ ternyata beberapa profesi yang melibatkan programming dalam sektor pekerjaannya memperoleh range gaji yang cukup fantastis.

Di samping menjaga konsistensi, memiliki tujuan yang jelas juga berguna untuk : 

Membantu kamu mempelajari skill yang tepat
Memandu kamu harus mulai belajar bahasa pemrograman yang mana dahulu
Menentukan deadline supaya proses belajar coding yang kamu lakukan benar-benar efektif

Mengenali Perbedaan Antara Developer yang Satu Dengan yang Lain

Kalau kamu sudah merumuskan tujuan maka sekarang mari masuk ke cara belajar coding dari nol  yang sifatnya lebih teknis yaitu mengenai perbedaan developer.

Walaupun tugasnya sama-sama membuat rangkaian kode program tapi jenis codingnya berbeda tergantung tipe developernya masuk ke kategori yang mana.
Berikut merupakan 3 kategori developer tersebut : 

Front-End Developer
Bertanggung jawab mengembangkan website dari sisi tampilan dengan menggunakan HTML, CSS, JavaScript, dll.

Back-End Developer
Bertugas mengatur bagian belakang website/apps. Seperti: server, penerimaan data dari front end, dan lain-lain.

Full-Stack Developer
Gabungan dari keduanya, harus mengurus front-end sampai dengan back-end. 

Jika kamu lebih suka menghias visual maka front end adalah opsi yang tepat. Namun apabila kamu lebih berminat kepada bagaimana membangun logika maka pilihlah  back-end. 

Mengenali Keanekaragaman Bahasa Pemrograman

Selanjutnya pada bagaimana belajar coding untuk pemula, tidak kalah pentingnya kamu harus paham konsep dari bahasa pemrograman. Secara umum ada 4 kategori besar dalam bahasa pemrograman yang memiliki fungsinya masing-masing yaitu :  

Kategori Bahasa Markup  
Bahasa pemrograman yang terbentuk dari sekumpulan kode yang fungsinya lebih kepada bagaimana mengatur struktur dan informasi ditampilkan.

Contoh yang masuk dalam kategori ini antara lain : HTML, XML, XHTML, KML, dan MathML.

Kategori Bahasa Style Sheet 
Bahasa komputer untuk menata presentasi konten yang meliputi  layout, font, warna, dll. 

Contoh yang masuk dalam kategori ini antara lain : CSS dan SCSS 

Kategori Bahasa Script
 Serangkaian perintah komputer yang bisa dieksekusi secara otomatis

Contoh yang masuk dalam kategori ini antara lain : Java Script, PHP, Ruby, Python, PerlCSS dan SCSS.

Kategori Bahasa Pemorgraman 
Bahasa komputer yang memiliki serangkaian aturan (string) dalam menyusun logikanya sendiri dengan tujuan menghasilkan output tertentu. Inilah yang developer pakai untuk mengembangkan website, software, apps, dll.

Contoh yang masuk dalam kategori ini antara lain : Java, SQL, C, C#, C++, Golang, dan masih banyak lainnya

Mengerti Konsep Utama  Coding Secara General

Meskipun bahasa programming itu banyak variasinya tapi tetap ada 1  konsep utama yang pasti ada di situ. Oleh karena itulah dalam belajar coding dasar, kamu wajib mengerti konsep utama ini : 

Variable
Merupakan nama yang ditentukan  untuk mewakili tipe data tertentu. Misalnya, tipe data string yang diwakili dengan variabel $value.

Control structure
Merupakan suatu blok  yang berguna untuk menampung sejumlah variabel dan perintah tertentu. 

Jadi saat suatu baris code dituliskan ke dalam kolom kerja maka sistem komputer akan segera meminda dan mencari perintah mana yang perlu ia jalankan.

Data Structure
Merupakan metode yang sudah tersusun sedemikian rupa untuk menyimpan dan mengolah data atau variabel dengan efisien. Misalnya, developer hanya perlu membuat satu variabel untuk menampung seluruh data (List), daripada satu variabel untuk satu data.

Syntax
Merupakan seperangkat rumusan yang menjadi rambu-rambu  bagaimana harus menuliskan suatu perintah ke dalam kolom kerja yang kemudian dapat diterjemahkan oleh komputer. Misalnya, menggunakan <>, ( ), @, dsb. 

Mengikuti Urutan Belajar Coding Mulai Dari Bahasa Pemrograman Termudah

Sebenarnya kalau kamu ingin belajar coding, sama sekali tidak ada patokan kamu harus pilih yang mana, semuanya bebas sesuai keinginan. 

Namun alangkah baiknya kamu ikuti urutan di bawah ini mulai dari yang termudah dulu untuk membentuk fondasi kemampuan codingmu secara bertahap : 

HTML
Idealnya memang dalam belajar dasar coding, mulailah dari HTML. Alasannya karena selain yang paling umum dipakai dalam website, logika pemrogramannya relatif lebih mudah kamu pahami.  Apalagi ia juga sering update dan kini sudah berada pada versi HTML5 dengan eror yang lebih minim pada syntax-syntax yang ada di situ. 

CSS 
Sambil memahami HTML, boleh sekali kamu menambahkan CSS pada materi belajar coding karena keduanya bisa saling bersinergi dengan baik. HTML untuk membuat kerangka tampilan web, sedangkan CSS untuk mendekorasi tampilan. Semakin cepat kamu memahami keduanya kamu bisa segera membuat tampilan web sederhana.

Javascript
Level selanjutnya dari belajar coding dalam bahasa pemrograman adalah melewati javascript. Ini merupakan bahasa pemrograman yang cukup rumit tapi mau tidak mau kamu perlukan untuk membuat situs lebih interaktif dan responsive di berbagai device. 

Dengan javascript kamu jadi  bisa menampilkan animasi, image carousel, navigasi menarik, menu dropdown, dll.

PHP
Cukup dengan kombinasi HTML, CSS, dan Javascript  dapat membangun website dengan tampilan yang sederhana. Namun agar komponen di sana berfungsi optimal, kamu perlu memasukkan bahasa lain yang mana salah satunya adalah PHP.

PHP lah yang membuat fitur-fitur dalam website-mu mampu menjalankan perintah seperti perhitungan, penyimpanan data, dll.

Dengan demikian tidak berhenti pada tampilan website yang memanjakan mata, user juga akan merasa nyaman mengoperasikan segala sesuatu dalam website-mu.

C
Bahasa pemrograman yang layak masuk ke dalam materi belajar coding kalau kamu ingin mendalami lebih lanjut ke  bahasa yang level kompleksitasnya lebih tinggi. 

Python
Bahasa pemrograman yang juga cukup populer dan banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan. Misalnya dalam hal mengembangkan situs web, membuat fitur baru, melakukan perhitungan statistik, dll;

Java
Java bisa berjalan di berbagai environment. Sintaksnya juga ringkas dan ramah pemula;

C++ 
Sesuai dengan namanya, ini merupakan versi yang lebih advance dari C. Bagus untuk membangun aplikasi, sistem operasi, hingga yang membutuhkan grafis berat seperti game.

Memperluas Referensi Untuk Belajar Coding 

Sebagaimana yang kamu tahu software itu pasti secara berkala akan developernya upgrade supaya menjadi lebih bagus. Hal ini pun berlaku buat software yang kamu pakai untuk membuat coding.
Dengan demikian kamu tidak boleh cepat berpuas diri dengan ilmu pemrograman yang kamu miliki sekarang.

Kamu tetap harus konsisten sering mengikuti update dan memperbanyak referensi belajar supaya skill-mu tetap relevan.  Hal ini penting dilakukan khususnya sebagai tips belajar coding otodidak.

Cara belajar coding otodidak seperti ini tidaklah mustahil kamu laksanakan karena sekarang internet sudah menyediakan segala sesuatunya dengan lengkap buat kamu.

Tinggal sekarang kamu punya cukup niat atau tidak untuk mencari-cari itu semua. Adapun contoh referensi dari internet yang dapat kamu pakai antara lain :  

Baca E-book pemrograman 
Tonton tutorial ngoding lewat YouTube atau platform streaming video lainnya;
Gabung komunitas/forum coding yang relevan

Memakai Hasil Codingan Orang Lain Untuk Belajar

Ada beberapa orang yang lebih mudah belajar coding dengan mengotak-atik untuk mengedit pekerjaan orang lain daripada harus membuatnya  dari nol. Jika tipe belajarmu termasuk di sini maka cara yang bagus untuk belajar coding adalah dengan mempelajari kode orang lain.

Mengecek kode dari programmer lain akan membantu kamu:

Lebih memahami kode kamu sendiri.
Memahami kode baru dengan lebih cepat.
Memberikan contoh nyata dari kode berkualitas itu seperti apa
Akan mudah melihat hasil coding orang lain jika kamu punya kenalan dari saudara atau teman yang berkecimpung di sini terlebih dahulu. Namun kenyataannya  jika tidak ada harus bagaimana?

Manfaatkan GitHub dan search code a untuk melihat-lihat berbagai  hasil coding yang telah ditinjau oleh rekan atau proyek open-source jika memungkinkan. Jangan lupa kamu juga bisa belajar dari membaca dokumentasinya. 

Rutin Berlatih Membuat Proyek Mandiri 

Memiliki skill yang mahir dalam pemrograman tidak cukup hanya dengan mengerti secara teoretis tapi wajib diimbangi dengan praktik yang memadai.

Percuma saja kamu hafal semua syntax yang ada dalam suatu bahasa pemrograman tapi tidak tahu bagaimana situasi untuk memakainya. 

Maka dari itu sebaiknya sering-seringlah berlatih dengan membuat proyek pemrogramanmu sendiri. Mulailah dari proyek yang sekiranya mudah dahulu lalu tingkatkan terus level kesulitannya sehingga dari situ skill-mu akan lebih terasah.  

Adapun beberapa  proyek pemrograman untuk pemula yang bisa kamu coba secara mandiri antara lain : 

Konverter waktu, di mana pengguna memasukkan jumlah detik, dan program kamu memberikan ekivalen dalam jam, menit, hari, dll.
Generator angka acak, yang menghasilkan angka acak antara dua nilai yang ditentukan oleh pengguna.
Kalkulator, di mana pengguna menentukan input dan operasi matematika, dan program kamu memberikan output.
Buku alamat, di mana pengguna bisa memasukkan nama kontak, lalu mencari kontak yang tersimpan di program kamu.
Pengurut alfabet, di mana pengguna menawarkan daftar kata, dan program kamu mengurutkannya secara alfabetis.

Sunday, December 8, 2024

Pengaruh Hipnosis Terhadap Motivasi Prestasi Siswa

 Pengaruh Hipnosis Terhadap Motivasi Prestasi Siswa



Prestasi bagi sebagian orang menjadi suatu kebutuhan, yang muncul melalui dorongan seseorang baik dari sisi intern maupun dari sisi ekstern. Tidak jarang kita mendengar pendapat bahwa seseorang yang memiliki motivasi yang tinggi akan mencapai prestasi yang tinggi, begitu juga sebaliknya. Belakangan ini seringkali dijumpai fenomena beberapa siswa yang prestasinya menurun dalam pendidikan karena memiliki motivasi yang rendah.

Sebagaimana menurut Santrock (2005) menjelaskan bahwa masa remaja adalah masa kritis dalam pencapaian prestasi. Tekanan sosial dan akademik memaksa remaja untuk berprestasi dalam cara-cara yang baru. Sanggup tidaknya remaja beradaptasi secara efektif pada tekanan akademik dan sosial yang baru ditentukan oleh faktor psikologis dan motivasi. Motivasi dan harapan yang rendah untuk sukses seringkali membatasi prestasi sekolah remaja. Sedangkan sekolah memberikan suasana untuk mengembangkan diri sendiri sehubungan dengan prestasi.

Selanjutnya Santrock (2005) menyatakan bahwa prestasi remaja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan intelektual. Siswa yang tidak lebih cerdas seringkali memperlihatkan kecenderungan motivasi yang lebih adaptif, misalnya lebih tekun dalam membuat tugas dan lebih yakin dengan kemampuan mereka untuk memecahkan masalah dapat menjadi siswa berprestasi. Sebaliknya, beberapa siswa yang cerdas memperlihatkan kecenderungan berprestasi yang kurang, misalnya lebih mudah putus asa dan tidak yakin dengan kemampuan akademisnya sendiri, sehingga cenderung menjadi siswa yang berprestasi rendah. Beberapa remaja memiliki keinginan berprestasi yang sangat tinggi dan mereka menghabiskan banyak waktu dalam berusaha agar berhasil, sedangkan yang lainnya tidak termotivasi untuk berhasil dan tidak bekerja keras agar berhasil.

Sejauh ini motivasi mempunyai pengaruh besar tehadap prestasi siswa, karena motivasi merupakan salah satu faktor maupun unsur kepribadian dan perilaku yang menentukan keberhasilan. McClelland dan Atkinson (Djiwandowo, 2002) mengatakan bahwa motivasi yang paling penting untuk psikologi pendidikan adalah motivasi berprestasi, dimana seseorang cenderung berjuang untuk mencapai sukses atau memilih suatu kegiatan yang berorientasi untuk tujuan sukses atau gagal.

Berkaitan dengan pendapat tersebut, Kertamuda (2008) menjelaskan bahwa dalam proses belajar mengajar motivasi merupakan unsur penting yang perlu dimiliki oleh siswa agar dapat melakukan aktivitasnya dengan baik dan diharapkan pula mencapai prestasi dalam belajarnya. Walau demikian, seringkali terdapat hambatan-hambatan atau kesulitan-kesulitan yang dialami siswa di dalam memotivasi dirinya untuk dapat berprestasi dengan baik. Hambatan-hambatan tersebut dapat berasal dari dalam dirinya sendiri maupun dari luar dirinya seperti lingkungan tempat siswa berada.

Hipnosis dilakukan untuk memotivasi siswa dengan harapan dapat menggali potensi yang dimiliki siswa dengan memberikan pesan-pesan positif melalui pikiran bawah sadar. Metode hipnosis dapat merubah pola pikir menjadi positif, mengembangkan kreativitas, dan memberikan semangat serta dapat meningkatkan kemampuan belajar, sehingga siswa termotivasi untuk berprestasi. Hal tersebut dijelaskan lebih lanjut oleh Kahija (2007) bahwa hipnosis diarahkan untuk berani mengambil risiko atas tindakannya, meyakini apa yang dilakukannya, dan bertanggungjawab terhadap perilakunya sendiri. Kepercayaan diri berkaitan dengan prestasi, kepercayaan diri muncul dengan persiapan yang baik, optimalisasi kemampuan diri, dan latihan. Kemajuan sekecil apapun harus dihargai dan terapis membantu klien menyingkirkan pikiran-pikiran negatifnya, seperti takut gagal atau dipermalukan. Bidang yang sangat membutuhkan kepercayaan diri adalah prestasi olahraga dan akademis.

Mengingat terjadi beberapa fenomena mengenai rendahnya prestasi siswa, dan beberapa contoh penerapan hipnosis untuk meningkatkan motivasi berprestasi siswa, maka perlu dilakukan penelitian-penelitian tentang cara efektif yang dapat meningkatkan motivasi agar siswa mampu mencapai prestasi. Selanjutnya Wong dan Hakim (2009) menjelaskan bahwa kondisi hipnosis terjadi saat manusia berfokus pada kondisi internal, yang dicapai pada pola gelombang otak alpha atau lebih rendah. Hipnosis dapat digunakan dalam penanganan kasus-kasus sederhana, seperti membangkitkan motivasi berprestasi.

Lebih lanjut Gunawan (Sumali dan kawan-kawan, 2008) menyatakan bahwa individu dapat langsung masuk ke pikiran bawah sadar tanpa harus terlebih dahulu melewati filter mental yang ada di pikiran sadar. Pada saat hipnoterapis berhubungan dengan pikiran bawah sadar subjek, maka sugesti yang diberikan akan memiliki kekuatan sembilan kali lipat dibandingkan dengan situasi biasa.



Thursday, July 6, 2023

Apa itu Overthinking, Penyebab, Gejala dan Solusinya

Apa itu overthinking 

Overthinking adalah istilah yang sering ditujukan pada orang-orang yang terlalu banyak berpikir. Namun, jangan menyamakannya dengan pemikir. Orang yang overthinking sering kali memikirkan hal-hal sepele secara berlebihan. Banyak yang keliru menganggap sikap ini sebagai sikap berhati-hati sebelum mengambil keputusan. Padahal kenyataannya, terlalu sering berpikir berlebihan juga dapat memberikan dampak yang tidak baik untuk kesehatan Anda. 

Penyebab overthinking tidak diketahui secara pasti. Kendati demikian, perilaku banyak dialami oleh orang-orang yang mengidap masalah psikis, seperti gangguan kecemasan atau depresi. Ciri-ciri orang yang overthinking Orang yang terlalu banyak berpikir umumnya tidak menyadari jika mereka memiliki sikap ini. Untuk menyadarinya, mereka perlu mengenali apa saja tanda-tanda dari sikap overthinking

. Lebih jelasnya, mari bahas satu per satu. 

1. Saat menghadapi masalah, tidak fokus untuk mencari solusinya Masalah akan selesai jika Anda dapat menemukan jalan keluar untuk meringankan beban yang dihadapi. Sayangnya, si overthinker sering kali kesulitan untuk mencari cara mengatasi masalah tersebut. Lanjutkan Membaca Sebaliknya, mereka malah terlalu berfokus dengan masalah itu sendiri dan memikirkan hal-hal yang seharusnya tidak perlu.

 2. Sering merenungkan hal yang sama berulang-ulang Berpikir repetitif atau merenungkan hal yang sama berulang kali merupakan salah satu tanda dari perilaku overthinking. Pikiran berulang ini biasanya berkaitan dengan masalah itu sendiri, kesalahan yang dilakukan, atau kekurangan yang dimiliki. Akibatnya, Anda mungkin mendapati diri membayangkan sesuatu yang buruk terjadi berkali-kali. 

3. Rasa cemas membuat Anda susah tidur nyenyak Merenungkan hal yang sama berulang kali bisa menimbulkan kecemasan dan membuat otak Anda terus aktif. Jadi, ketika menjelang tidur, pikiran Anda tidak bisa tenang dan akhirnya membuat Anda susah memejamkan mata. 

4. Anda sering kali kesulitan membuat keputusan Terburu-buru mengambil keputusan memang harus dihindari agar tidak salah langkah. Namun, bukan berarti Anda harus bersikap overthinking. Pasalnya, orang yang kebanyakan berpikir seperti ini terpaku untuk menganalisis masalah. Akibatnya, pengambilan keputusan akan semakin sulit dilakukan dan membuang waktu. 

 5. Kerap menyalahkan diri saat salah ambil keputusan Tanda lain yang menunjukkan bahwa Anda overthinking yakni sulit sekali move on dari keputusan yang dibuat. Terutama, jika Anda mengambil keputusan yang buruk atau salah langkah. Bukannya beranjak dan belajar dari kesalahan tersebut, Anda malah sibuk memikirkan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi jika Anda mengambil keputusan yang berbeda. Biasanya, orang dengan sikap seperti ini cenderung menyalahkan diri sendiri terus-menerus.

Dampak overthinking pada kesehatan tubuh Sikap berhati-hati memang perlu, tapi jika sudah overthinking, Anda harus bisa mengerem diri untuk mengendalikan kebiasaan ini. Pasalnya, berpikir secara berlebihan bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Salah satu dampak buruk dari overthinking adalah stres. Ini karena otak jadi sibuk memikirkan hal-hal yang tidak perlu secara berlebihan sehingga tekanan psikologis menjadi lebih besar. Alhasil, sistem saraf pusat dalam tubuh akan mengirim sinyal ke kelenjar adrenal dan melepas hormon stres dalam jumlah banyak. 

Gejala fisik akibat stres yang mungkin Anda rasakan antara lain sakit kepala, mual, konsentrasi terganggu, detak jantung meningkat, dan napas tergesa-gesa. Jika Anda mengalami stres dan terus overthinking, risiko terjadinya gangguan mental seperti gangguan kecemasan, depresi, dan serangan panik akan semakin tinggi. Pada orang yang sudah memiliki penyakit mental, berpikir berlebihan pada hal-hal yang sepele bisa memperparah gejalanya. Hal ini bisa mempersulit pengobatan dan menurunkan kualitas hidup penderitanya. 

Dilansir dari situs Cleveland Clinic, risiko penyakit jantung bisa meningkat karena stres berkepanjangan, yang salah satunya mungkin dipicu oleh sikap overthinking. Di samping itu, stres juga bisa memicu perilaku kompulsif untuk menghilangkan stres. Ini mungkin bisa menyebabkan kecanduan alkohol atau penggunaan obat-obatan terlarang. Alih-alih menghilangkan stres dan mengembalikan tubuh ke keadaan rileks, perilaku kompulsif ini cenderung membuat tubuh dalam keadaan stres dan menimbulkan lebih banyak masalah kesehatan. Lantas, bagaimana cara mengatasi overthinking? Setelah mengetahui apa itu overthinking, selanjutnya adalah mengetahui bagaimana cara mengatasinya. Langkah pertama dalam mengatasi overthinking tentu dengan mencari tahu apa pemicunya. Pasalnya, beberapa orang cenderung berpikir secara berlebihan saat menghadapi masalah tertentu. 

Dengan mengetahui pemicunya, Anda akan jadi lebih waspada untuk mengontrol diri. Cobalah untuk melepaskan pemikiran yang membuat Anda jadi cemas. Kuncinya, tetap mengamati dan mengevaluasi masalah, tapi pikirkan juga solusi untuk menghadapi masalah tersebut. Jadi, Anda tidak terpaku pada masalah saja. Sebagai contoh, Anda terbiasa membayangkan skenario terburuk dari sebuah situasi. Alih-alih tenggelam dalam kecemasan, buatlah rencana mengenai apa yang akan Anda lakukan bila hal tersebut benar-benar terjadi. 

Kemudian, jangan berlarut dalam penyesalan ketika Anda salah mengambil keputusan. Akan tetapi, belajar dari kesalahan tersebut agar tidak mengulanginya di kemudian hari. Terkadang, yang Anda butuhkan ketika pikiran-pikiran itu muncul adalah distraksi (pengalihan). Jadi, saat pikiran mulai penuh, coba alihkan dengan bermeditasi, berjalan-jalan, atau melakukan kegiatan lain yang Anda senangi. Bila Anda merasa kesulitan untuk meredam kebiasaan terlalu banyak berpikir, ceritakan kekhawatiran Anda kepada orang yang terdekat dan terpercaya. Jangan ragu untuk pergi konsultasi ke psikolog jika overthinking sudah mulai mengganggu kegiatan sehari-hari.

Friday, January 22, 2021

Tujuan dan Manfaat Asesmen Nasional

 

Tujuan dan Manfaat Asesmen Nasional

Assalamualaikum Wr. Wb. 
Selamat berjumpa lagi sobat blogger semoga dalam keadaan sehat wal afiat. Aamiin
Baik, pada posting kali ini saya akan berbagi materi buat bapak/Ibu guru dan sobat Blog Guru Penjasorkes. yang saya beri judul Tujuan dan Manfaat Asesmen Nasional. Agar tidak bertele-tele langsung saja baca dan pahami Tujuan dan Manfaat Asesmen Nasional di Bawah ini.

Perubahan sistem evluasi dari Ujian Nasional ke Asesmen Nasional merupakan upaya untuk memperbaiki kualitas pendidikan secara menyeluruh . Asesmen Nasional dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar siswa. 

  1. Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau: (a) perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan (b) kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya di satuan pendidikan: antara kelompok sosial ekonomi, di satuan wilayah antar sekolah negeri dan swasta, antar daerah, ataupun antar kelompok berdasarkan atribut tertentu)
  2. Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukan apa seharusnya menjadi tujuan utama sekolah, yakni pengembangan kompetensi dan karakter siswa.
  3. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah sekolah yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong sekolah dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan suber daya pada perbaikan mutu pembelajaaran. 
Asesmen Nasional dimaksudkan sebagai peta awal mutu sistem pendidikan secara nasional. Asesmen Nasional tidak akan digunakan untuk mengevaluasi kinerja sekolah maupun daerah. Berikut infografis yang menjelaskan manfaat asesmen nasional.
 
infografis Asesmen Nasional
 
 
Perbandingan Asesmen Nasional dengan Ujian Nasional 
  1. Tujuan penyelenggaraan Asesmen Nasional dan Ujian Nasional tidak sama. Seperti yang telah dijelaskan pada topik dan aktivitas sebelumnya, Asesmen Nasional bertujuan untuk mengevaluasi mutu sistem pendidikan di Indonesia, sedangkan Ujian Nasional bertujuan untuk mengevaluasi capaian hasil belajar siswa secara individu. 
  2. AN diberlakukan untuk semua jenjang pendidikan dasar, pendidikan menengah pertama, dan pendidikan menengah atas. Ini termasuk MI, MTS dan MAN, serta program kesetaraan. Sementara UN berlaku mulai jenjang pendidikan menengah pertama dan atas saja.
  3. Asesmen Nasional tidak diselenggarakan pada akhir jenjang pendidikan sebagaimana Ujian Nasional, melainkan di tengah jenjang pendidikan. Yaitu pada kelas 5, 8, 11. Hal ini dilakukan untuk mendorong guru dan sekolah melakukan tindak lanjut perbaikan mutu pembelajaran setelah mendapatkan hasil laporan AN. Jadi bukan sekedar untuk mengetahui capaian hasil belajar siswa sebagai salah satu syarat kelulusan.
  4. Pada pelaksanaannya, Asesmen Nasional menggunakan metode survei. Metode survei dilakukan dengan mengambil sampel siswa diambil secara acak dari setiap sekolah. Berbanding terbalik dengan Ujian Nasional yang menggunakan metode sensus dimana semua siswa di seluruh Indonesia wajib mengikutinya.
  5. Model soal asesmen yang diberikan dalam AN lebih bervariasi bukan sekedar pilihan ganda dan uraian singkat sebagaimana yang diberikan dalam UN.
  6. Salah satu komponen hasil belajar murid yang diukur pada asesmen nasional adalah literasi membaca dan numerasi. Asesmen ini disebut sebagai Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) karena mengukur kompetensi mendasar atau minimum yang diperlukan individu untuk dapat hidup secara produktif di masyarakat. Sementara Ujian Nasional berbasis mata pelajaran yang memotret hasil belajar murid pada mata pelajaran tertentu. Hal inilah yang terkadang memberi kesan mata pelajaran yang penting dan kurang penting dalam pendidikan. Dalam hal ini, AKM memotret kompetensi mendasar yang diperlukan untuk sukses pada berbagai mata pelajaran. 
  7. Metode penilaian AN dan UN pun berbeda meskipun keduanya berbasis komputer. AN menggunakan metode penilaian Computerized Multistage Adaptive Testing (MSAT). MSAT ialah metode penilaian yang mengadopsi tes adaptif, dimana setiap siswa dapat melakukan tes sesuai level kompetensinya. .
Demikian penjelasan tentang Tujuan dan Manfaat Asesmen Nasional yang dapat saya bagi, semoga bermanfaat. Aamiin.
Wassalamualaikum Wr. Wr